Tak mungkin ada aku diantara...
Kau dan dia..
Seperti lagu cinta di duniaaa...
Not everything you read is True. Not everything you see is Real. Not everything you hear is Fact.
Seandainya kamu tau..
Menjadi adik mu adalah caraku mencintai mu dgn aman
Meski menjadi adik adalah peran yg tak mudah kujalani
Namun, tetap menjadi adikmu adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa kamu sedang baik2 saja..
Jangan tanya ttg bagaimana caraku meredam cemburu saat kamu bercerita ttg dia
Jangan tanya ttg sakit yg menjangkit, ketika ada dia yg dgn leluasa menyentuh dan memeluk hatinu daripada aku.
Jangan tanya!
Biar saja luka ini ttp menjadi rahasia
Tersimpan aman dibalik airmata yg di depanmu acap kali menjelma sebagai gelak tawa
E
Pada sebuah hubungan tak bernama,
Entah apa yg membuatku betah berlama-lama...
Pergi tak mau...
Bertahan tapi sakit..
Kehilanganmu pun... aku enggan
😧😧
Pada hubungan yg tak bernama,
Ada aku yg terlanjur menjatuhkan cinta
Pada nyaman yang kau tanam..
Disanalah tepatnya aku tenggelam
Pada rindu yg bertandang setiap waktu,
Disitulah seorang kamu.. laku lalang tak kenal malu
Sejauh ini..
Aku baru mengerti..
Aku sibuk pada perasaan yg kubuat sendiri😥😥😥
Demi mu, demi kita yg baru
Senyummu adalah alasan bahagiaku yg paling sederhana..Sayangnya..Aku hanya mampu mencintaimu dari jauh .. dari tempat yg tak mungkin kau sentuh..Kini.. dihidupku.. kamu seperti doa, yg tak pernah sekaalipun aku mencari cara untuk melepasnya...Cinta yg untukmu.. akan tetap kujaga, meski..Sampai selamanya kau tak lagi memandangiku sebagaimana pertama cinta itu ada...Namun aku bahagia.. mencintaimu dengan perasaan seluruh
Terkadang, Ada beban yg tak bisa begitu saja kau lepaskan. Kau tau kau sudah tak mampu memanggulnya, tapi kau juga tau bahwa kau tak mampu untuk melepasnya.
Terkadang, kita menjadikan seseorang/sesuatu prioritas utama kita, tapi sebenarnya seseorang/sesuatu tersebut hanya menjadikan kita alternatif pilihan saja.
Terkadang, kita sibuk memikirkan orang lain, tapi orang lain itu malah memikirkan orang lain lagi.
Terkadang, kita membela habis2an, menyayangi segenap jiwa seseorang/sesuatu, tapi sebaliknya seseorang/sesuatu itu hanya menjadikan kita pilihan opsional saja.
Kehidupan persis seperti menaiki sepeda, jika kita tidak bisa menjaga keseimbangan lagi, maka segeralah maju, bergerak ke tempat baru, karena jika terus memaksakan diri berhenti, cepat atau lambat kita akan terbalik.
Saya rindu melihat runutan diksi yang menimpa latar bertuliskan
" gw mau ke hati lu aja "